Etika menggunakan Email

Diposting oleh Mustaqim on Minggu, 27 Desember 2009

Etika dalam menulis email sama dengan etika dalam menulis surat biasa. Ada email yang isinya formal ada yang informal. Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
  1. Jangan mengirim email dengan lampiran (attachment) yang terlalu besar (lebih dari 512 kB). Tidak semua orang mempunyai akses Internet yang cepat, dan ada kemungkinan lampiran tersebut melebihi kapasitas surat elektronik penerima, sehingga akan ditolak mailserver penerima. Selain itu, beberapa penyedia surat elektronik juga menerapkan batasan tentang jumlah, jenis, dan ukuran email yang dapat diterima (dan dikirim) penggunanya,
  2. Jangan meneruskan (forward) email tanpa berpikir kegunaan bagi orang yang dituju.
  3. Selalu isi kolom subjek, jangan dibiarkan kosong.
  4. Dalam mengutip tulisan orang lain, selalu usahakan mengutip seperlunya, jangan mau gampangnya mengutip seluruh tulisan orang itu:
    • dalam menjawab surat elektronik orang lain, kutip bagian yang kita tanggapi saja, selain lebih jelas juga tidak memakan waktu/jatah akses penerima,
    • dalam mengutip tulisan orang ketiga, ingat hak cipta: kutip sesedikit mungkin dan rujuk ke tulisan aslinya.
  5. Jangan menggunakan huruf besar karena dapat menimbulkan kesan anda BERTERIAK.
  6. Gunakan kata-kata dengan santun. Ada kalanya sesuatu yang kita tulis akan terkesan berbeda dengan apa yang sebetulnya kita maksudkan.
Referesi/Sumber:

Artikel terkait :



{ 2 komentar... baca komentar dibawah or tulis komentar }

Dani Iswara mengatakan...

Satu lagi, saat mengirim surel ke banyak orang, sebaiknya alamat tujuan dibuat sebagai BC atau CC saja. Sehingga tidak saling mengetahui. Sekalian menghargai penyalahgunaan alamat email. :)

Mustaqim mengatakan...

makasih masukannya ...

Posting Komentar